Selain Ukuran Ban lebih Lebar, Inilah Kelebihan Dan Kekurangan Yamaha Mio Z

Selain Ukuran Ban lebih Lebar, Inilah Kelebihan Dan Kekurangan Yamaha Mio Z-Sobat uhabanget, sudah pada tahu khan dengan Yamaha Mio Z. Ini adalah generasi Mio terbaru yang lebih advance dibandingkan versi sebelumnya. Secara tampilan, sekilas memang tidak nampak perbedaan yang mencolok kalau dibandingkan dengan Mio M3 125. Untuk urusan dapur pacunya, Yamaha Mio Z punya mesin yang sama dengan Mio M3 yaitu menggunakan mesin 125cc, air cooled silinder tunggal, SOHC, 4 stroke teknologi Blue Core.
kelebihan dan kekurangan yamaha mio z
Tenaga yang dihasilkan sanggup mencapai 7,0 Kw  pada putaran 8.000 rpm dan torsi maksimal 9,6 Nm pada 5.500 rpm. Harganya selisih Rp 400 ribuan dibandingkan dengan Mio M3. Lantas apa yang istimewa dari Mio Z? Nah, kita lihat yuk apa sih kelebihan Mio Z??

Kelebihan Yamaha Mio Z

1. Ukuran Ban Lebih Besar
Salah satu kritikan terhadap matic Yamaha adalah ukuran ban yang relatif cungkring kalau dibandingkan dengan kompetitor. Nah, sekarang hal tersebut sudah tidak berlaku lagi buat Yamaha Mio Z.  Mio Z sudah menggunakan ban ukuran yang lebih besar dan lebar dibandingkan generasi Mio sebelumnya. Ukuran ban depan sekarang menjadi 80/80 dari sebelumnya 70/90. Sedangkan ban belakang naik dari 80/90 menjadi 100/70. Dengan ukuran ban yang lebih lebar hasilnya adalah cengkeraman terhadap aspal semakin mantap dan stabil untuk menikung.
2. Ukuran Bagasi Lebih Lega
Yamaha sepertinya sudah mendengarkan masukan konsumen loyalnya. Terbukti bagasi Yamaha Mio Z lebih luas, bisa untuk menyimpan helm half face. Hal ini adalah kemajuan berarti mengingat sebelumnya bagasi mio lawas terbilang imut. Lagi-lagi kalau dibandingkan dengan kompetitor lhoo..Apakah ukuran bagasi penting? Yaps kalau melihat kebiasaan masyarakat kita yang suka menaruh barang bawaan, belanjaan, dan lain-lain di bagasi. Orang ingin bagasi motor bisa untuk naruh barang.
3. Menggunakan mesin 125 Bluecore yang irit dan ramah lingkungan
Untuk maticnya, Yamaha sudah meninggalkan mesin 110 cc dan beralih ke mesin baru 125cc dengan teknologi Blue Core yang sudah dilengkapi ECO Indikator. Mesin generasi baru ini terbukti irit, powerfull dan ramah lingkungan. Jadi, kita dapat mesin dengan tenaga lebih besar namun lebih irit.
4. Punya Warna Baru yang lebih elegant
Yamaha meninggalkan warna yang colorfull dan memberikan warna yang simple untuk Mio Z. Coba perhatikan, awal mula meluncur, Mio Z mengusung warna Mate atau Doff. Tidak banyak permainan striping ngejreng di Mio Z. Karenanya, secara tampilan Mio Z terlihat ekslusif.

Kekurangan Yamaha Mio  Z

Salah satu poin kekurangan dari Yamaha Mio Z adalah model Pelk.  Pelk yang digunakan masih sama dari generasi Mio pertama sampai Mio Z. Padahal, kompetitor terdekat Yamaha sudah mengaplikasikan pelk model baru untuk jajaran maticnya. Memang sih buat sebagian orang hal ini tidak menjadi masalah, tapi terkadang sebagian orang ingin tampilan yang lebih fresh.  Tapi, kembali lagi ke selera masing-masing.

Spesifikasi Yamaha Mio Z

Mesin
Tipe mesin: Satu silinder, 4 Tak, Berpendingin Udara, SOHC
Diameter X Langkah: 52,4 x 57,9 mm
Perbandingan kompresi: 9,5 : 1
Kapasitas silinder: 125 cc
Daya maksimum: 7,0 kW / 8000 rpm
Torsi maksimum: 9,6 Nm / 5500 rpm
Sistem starter : Electric & Kick Starter
Sistem pelumasan: Wet Sump
Sistem Pembakaran: Fuel Injection
Sistem transmisi: V-Belt Automatic
Dimensi
Dimensi: 1870 mm x 685 mm x 1035 mm
Jarak sumbu roda: 1260 mm
Jarak terendah ke tanah: 135 mm
Tinggi tempat duduk: 750 mm
Berat: 94 Kg
Kapasitas bensin: 4.2 Liter
Rangka
Tipe rangka: Underbone
Suspensi depan: Teleskopik
Suspensi belakang: Unit Swing
Rem depan: Cakram
Rem belakang: Tromol
Ukuran Ban Depan: 80/80-14M/C
Ukuran Ban Belakang: 100/70-14M/C
Kelistrikan
Sistem pengapian: TCI
Battery: YTZ4V/GTZ4V
Tipe busi: NGK/CR6HSA
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *